text

Selamat Datang di ferry's site

Jumat, 03 Juni 2011

Manusia dan Keadilan

Keadilan adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Setiap manusia punya rasa adil, adil terhadap dirinya sendiri juga orang lain. Tetapi terkadang menentukan bahwa kita itu adil atau tidak sangat sulit, saat kita merasa adil atas apa yang kita lakukan tetapi belum tentu orang lain menganggap kita adil. Keadilan yang sebenarnya adalah keadilan Tuhan Yang Maha Esa.
Keadilan sangat dekat dengan kejujuran. Jujur sendiri adalah kenyataan yang benar-benar ada sesuai dengan faktanya. Jujur juga sangat sulit untuk dilakukan, mungkin hanya mudah untuk diucapkan tetapi sulit untuk dilaksakan. contohnya saja, jika kita mengambil sesuatu yang bukan hak kita atau dengan kata lain mencuri, kita tidak akan mungkin bersikap jujur kepada orang lain bahwa kita mencuri, pastilah kita akan berkata bohong agar tidak mendapat hukuman.

Manusia dan Penderitaan

Setiap manusia pada umumnya tidak pernah merasa puas akan hal yang ia dapatkan. Jika suatu hal sudah tercapai, pastilah ia akan berusaha lagi untuk mendapatkan apa yang ia mau. Jika perasaan manusia ini tidak diimbangi dengan ilmu agama, pastilah manusia menjadi orang yang serakah. Agama manapun tidak aka pernah mengajarkan keburukan untuk umatnya, pastilah mengajarkan bagaimana patuh kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menjauhi larangannya. Dan yang pasti juga, manusia diajarkan untuk tidak berlebihan dalam berpenampilan dan mengajarkan untuk selalu merasa bersyukur akan apa yang telah diberikanNya.

Manusia dan Keindahan

Tuhan Yang Maha Esa menciptakan seluruh makhluknya dengan segala kesempurnaanNya. Manusia itu sendiri diciptakan dengan kelebihan tersendiri, begitu juga dengan keindahan fisiknya. Manusia mempunyai rasa keindahan tersendiri baik itu keidahan  untuk seni atau karya yang buat manusia, atau keindahan yang ada dilangit dan bumi atau keindahan lainnya.Manusia memiliki rasa keindahan cenderung relatif, karena itu merupakan pendapat dalam diri kita yang tidak mungkin sama dengan orang lain. Seni merupakan suatu keindahan yang dibuat dari manusia untuk dinikmati sendiri atau dinikmati  bersama.
Sebagai contoh dalam sebuah pameran lukisan, bagi orang yang tidak mengerti makna dibalik lukisan itu maka ia akan merasa biasa saja, bukan berarti lukisan itu tidak indah, tapi hanya dia melihat tidak ada nilai lebih pada lukisan tersebut. Lain halnya jika ia mengerti makna dari pelukis yang tersirat, maka ia akan merasa lukisan itu begitu indah dan mempunyai makna yang sangat dalam yang dilukiskan oleh pelukisnya.