text

Selamat Datang di ferry's site

Selasa, 08 November 2011

ORGANISASI SOSIAL

BAB I : Pendahuluan

1.1 Latar Belakang
Manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Tentunya manusia memiliki tujuan dalam hidupnya. Untuk memenuhi tujuan itu, manusia melakukan berbagai macam cara. Salah satunya adalah membentuk organisasi-organisasi. Di sekitar kita terdapat banyak sekali organisasi, baik itu organisasi resmi maupun organisasi sosial. Berbagai macam organisasi itu dibentuk tentunya untuk meningkatkan kesejahteraan para anggotanya.
Keberadaan organisasi sosial tidak lepas dari adanya nilai dan norma dalam  masyarakat. Di mana nilai merupakan sesuatu yang baik, dicita- citakan, dan dianggap penting oleh masyarakat. Oleh karenanya, untuk mewujudkan nilai sosial, masyarakat menciptakan aturan-aturan yang tegas yang disebut norma sosial. Nilai dan norma inilah yang membatasi setiap perilaku manusia dalam kehidupan bersama. Sekumpulan norma akan membentuk suatu sistem norma. Inilah awalnya lembaga sosial terbentuk. Sekumpulan nilai dan norma yang telah mengalami proses institutionalization menghasilkan lembaga sosial.

Jumat, 03 Juni 2011

Manusia dan Harapan

Didalam hidup manusia pasti mempunyai harapan yang diingikannya. Banyak harapan yang mungkin saja bisa tercapai tetapi banyak harapan yang hanya menjadi angan-angan karena harapannya tidak tersampaikan. Manusia yang tidak mempunyai harapan itu manusia yang hidupnya tidak bahagia, kenapa saya bilang seperti itu. Karena seseorang pastilah mempunyai harapan-harapan yang baik bagi kehidupannya di masa mendatang dan berusaha mewujudkan harapannya agar terkabul, tidak mungkin atau sungguh tidak wajar seseorang mengharapkan yang tidak baik bagi dirinya, tidak mungkin dia mempunyai harapan besok ia akan meninggal atau ia mengharapkan bahwa dia akan menjadi orang yang gagal dalam pekerjaannya, pastilah ia berharap hidupnya panjang dan akan menjadi orang sukses di kemudian hari.

Manusia dan Kegelisahan

Gelisah adalah perasaan yang tidak tenteram, hatinya selalu tidak tenang memikirkan hal-hal yang membuatnya cemas, khawatir dan tidak sabar. Perasaan gelisah sering dirasakan oleh seseorang yang tidak percaya diri. Sebagai contoh, gelisah menunggu hasil ujian dibagikan oleh dosen. Seandainya dia percaya diri karena sudah belajar di waktu sebelumnya seharusnya dia hanya tinggal berdoa semoga nilai ujiannya baik dan memuaskan. Salah satu faktor yang juga membuat kita gelisah adalah lupa atau lalai dalam mengerjakan sesuatu, sehingga hasil yang nanti akan kita dapatkan tidak menentu.